Tips Jitu Menghafal Alquran dari Alvin Firmasnyah

Kalau beberapa waktu ke belakang BS pernah menayangkan artikel tentang, "Tips Merdu Melantunkan Ayat Suci Alquran - kini saatnya untuk mengetengahkan tentang, "Tips Jitu Menghafal Alquran". Tips ini sudah teruji berhasil. 

Adalah Alvin Firmansyah seorang anak santri yang terbilang ajaib. Di usianya yang masih 10 tahun, tidak saja hafal Alquran, bocah kelahiran 7 Agustus 2002 ini pun hafal arti dari ayat yang dihafalnya tersebut. Sekarang bisa jadi sudah lebih dari 17 juz dirinya menguasai ayat dan arti Alquran. (Saat BS menyaksikan kehadiran Alvin dan ayahnya di pengajian bulanan kantor Alquran Syaamil tempo hari, Alvin sudah hafal 17 juz dan akan terus bertambah hafalannya - BACA: Alvin Firmasnyah hafal 17 Juz Ayat dan Arti Alquran ).


Alquran Syaamil hingga sobek dibolak-balik oleh Alvin saat menghafal.
Alquran Syaamil hingga sobek dibolak-balik oleh Alvin saat menghafal
[foto: Syaamilquran Pusat]
Alvin Firmasnyah merupakan salah satu santri Pondok Pesantren Daarunnafidz, saat dijumpai dirinya tengah sibuk menghafal ayat alquran dengan melantunkannya bersama dengan siswa-siswa pondok lainnya. Rata-rata usia santri Pondok Pesantren Daarunnafidz berkisar antara 6 sampai usia belasan tahun. Dari sekian banyak siswa pondok pesantren yang beralamat di jalan Gereja 13, Alvin Firmansyah salah seorang siswa pondok yang menonjol secara penguasaan hafalan ayat dan arti Alquran berdasarkan kuantiti juz.

Guru Muhammad Alvin Firmansyah taklain adalah ayah kandungnya sendiri, ustadz Maman Firman. Menurut ayahnya, Alvin sudah dididik untuk menghafal Alquran sejak usia dini. Hingga menginjak usia 5 tahun, Alvin sudah memiliki kemampuan membaca Alquran dengan baik (tartil). Sejak itulah, bocah yang akan mengisi program Ramadhan di RCTI (Baca: Program Hafidz Quran) ini pun menghafal ayat dan arti sedikit demi sedikit. 

Dengan prestasinya yang bersinar itulah Alvin menjadi motivasi bagi santri lainnya yang tengah sama-sama menuntut ilmu di pondok pesantren Daarunnafidz. Dengan kondisi seperti ini, siswa lain pun sudah ada yang menguasai hafalan mulai dari 4 juz, 8 juz hingga 9 juz.

Tips Jitu Menghafal Alquran
Anak usia 10 tahun hafal ayat dan arti Alquran? Menarik bukan? Tidak saja menarik, tapi mengundang rasa ingin tahu kita selaku orangtua, bagaimana sih caranya menghafal Alquran bagi Anak-Anak? Pasalnya, anak-anak kita juga berkesempatan memiliki kemampuan seperti Alvin Firmasnyah.  

Cara yang dilakukan Alvin sehari-hari dalam upayanya menghafal Alquran adalah dengan membaca dan menertejemahkannya. Hal ini dilakukannya setiap hari, sesuai dengan pesan sang ayah agar Alvin mengulang-ulang terus ayat yang sudah dihafalnya. Waktu yang diperlukan oleh Alvin untuk menghafalkan Alquran tersebut selama 11 jam. Waktu 11 jam itu dibagi menjadi 4 bagian; setelah subuh, dhuhur, maghrib, dan isya.

Alquran Alvin Rusak Berat!
Ada kisah menarik saat proses menghafal yang sudah dialami oleh Alvin. Selain kebetulan Alquran yang digunakan untuk menghafal adalah produk dari Syaamil - yang menarik lainnya, alquran yang digunakan untuk menghafal, kondisinya sudah rusak berat! Apa pasal? Karena Alvin dalam menghafal mau tidak mau harus membolak-balik lembaran kertas Alquran. Hal ini disampaikan oleh ayah Alvin saat pengajian di Syaamil yang dihadiri oleh presdir, Rizza Zacharia - sehingga pada kesempatan sambutan, Riza mengganti Alquran yang digunakan Alvin dengan Alquran-Syaamil yang baru.
  
Saat ini yang tengah menjadi goal Alvin dan ayahnya, kelak pada usia 12 tahun Alvin insya Allah sudah hafal Alquran ayat dan arti sebanyak 30 juz. Demikian sekilas tentang, "Tips Jitu Menghafal Alquran dari Alvin Firmasnyah". Mudah-mudahan artikel ini bisa menjadi motivasi bagi semua orangtua yang bercita-cita ingin memiliki anak turun yang cerdas, hafidz alquran semisal Alvin. Atau kita sendiri termotivasi untuk bisa hafal alquran? Tidak ada salahnya, amin :) []

-------
*) Sebagian dilansir dari Radar Bogor.

Sebongkah Kasih Sayang di Pangandaran

Saya Ade Truna, beberapa waktu yang lalu kami sekeluarga berlibur ke Pangandaran. Perjalanan mulai dari tempat tinggal kami di Soreang. Berangkat dari rumah kira-kira pukul 8.30 pagi. Sepanjang perjalanan banyak sekali pemandangan indah yang kerapkali dijumpai.

Maksud pemandangan indah itu relatif, saya sendiri menilai melihat anak-anak kecil berlari saling berkejar-kejaran -pada suatu daerah yang kami lalui- dengan keluguannya itu sebuah pemandangan indah. Saat itu, saya pun menjumpai sepasang suami istri sambil berjalan kaki di tepi trotoar begitu mesranya. Kedua anaknya saling bergandengan tangan; satu orang anak di sebelah ibunya, satunya lagi memegang tangan ayahnya. Indah sekali ...

Kami tiba di Pangandaran pukul 4 sore. Takusah saya ceritakan tentang mobil yang kami bawa kurang baik jalannya sebab akses jalanan saat mendekati laut Laut Pangandaran kondisinya buruk. Banyak sekali lubang dan aspalnya pun hilang tergerus. Saat itu warna laut agak hitam terkena refleksi awan yang saat itu mendung. Meski begitu, dari dalam mobil, anak-anak kami, Salma dan Nadya sangat terpukau dengan laut yang berada di luar jendela. Mereka sangat taksabar ingin segera keluar mobil dan berlalri menghampiri tepi laut.

Setelah mobil kami parkirkan lalu memasuki kamar hotel dan bersih-bersih badan. Akan tetapi, seketika saya keluar kamar mandi anak-anakku sudah taklagi di kamar hotel. Pasti mereka bergegas ke tepi laut, apalagi si Nadya, dia begitu terobsesi bermain pasir. Buktinya, sejak dari Soreang dirinya sudah persiapan berbekal mainan berupa sekop dan cetakan beragam bentuk dari plastik dengan warna merah, kuning dan hijau sekantong kecil. Tapi Nadya bermain takberlangsung lama karena hari semakin gelap. Anak-anak pun kembali ke kamar hotel.

Hotel Bumi Nusantara Pangandaran



Photos of Bumi Nusantara Hotel & Resort, Ciamis
This photo of Bumi Nusantara Hotel and Resort is courtesy of TripAdvisor

Kami menginap di hotel Bumi Nusantara yang berlokasi di Pantai Barat Pangandaran. Tempatnya cukup comfort untuk nilai Rp400.000 semalam. Hanya saja kamar mandi sepertinya tidak ada ventilasi untuk membuang udara dan perlu perhatian untuk di-maintenance. Sirkulasi AC terbilang baik, tetapi dispenser pemanasnya tidak berfungsi, sehingga niat saya untuk nyruput kopi di balkon teras luar kamar hotel di lantai 3 kemarin tidak bisa saya nikmati.


Minggu pagi (02/06), selepas breakfast berupa nasi goreng senilai Rp25.000,-/porsi, kami pun bergegas ke tepi laut Pangandaran. Tentu saja yang sangat bersemangat si bungsu, Nadya. Benar saja, setibanya di tepi pantai arah barat tersebut, Nadya begitu nyaman dengan posisi duduknya dan asyik bermain pasir.


Ada Kasih Sayang di Pangandaran
Momen indah di Pangandaran ini menyisakan kenangan yang takkan pernah bisa dilupakan begitu saja. Saya dan Risya, istriku - sempat berpose dengan latar belakang laut Pangandaran yang indah dan luas terhampar. Kasih sayang sangat terasa begitu kuat di saat-saat berlibur semisal di Pangandaran kemarin. Saya sangat bersyukur memiliki keluarga sebahagia sekarang.


Hati ini seringkali bersyukur, "Ya Rabb ... Alhamdulillah, berkat rahmat-Mu aku bisa sebahagia seperti saat ini ... Kau berikan perhiasan indah berupa anak turun yang indah dipandang mata, istri yang baik dan sangat mengasihi dan sayang terhadap suami.".

Itulah Sebongkah Kasih Sayang di Pangandaran yang merupakan kenangan indah yang saat ini menari-nari di panggung ingatan lalu coba kutuangkan dalam ruang catatan ini ... Pembaca, semoga berkenan membaca kisahku di atas ... Mohon :)

Artikel ini didukung sepenuhnya oleh:

Bank Indonesia Mendistribusikan Rupiah hingga ke Pelosok

Dalam upaya memberikan perhatian khusus terhadap daerah terpencil dan perbatasan mengenai pendistribusian rupiah, Bank Indonesia (BI) berkomiten, “Bank Indonesia Mendistribusikan Rupiah hingga ke Pelosok”. Ronald Waas selaku gubernur BI sangat menekankan agar mata uang asing tidak mendominasi dalam proses transaksi dibandingkan mata uang rupiah. 

Bank Indonesia selama bulan Mei 2013, telah mengedarkan mata uang rupiah sekitar 403 triliun. Setiap tahun peredaran mata uang rupiah meningkat sekitar 15%. Apabila saat ini rupiah bisa menjangkau daerah pelosok dan perbatasan maka akan lebih meningkat lagi pendistribusiannya.

Bank Indonesia (BI) berkomiten, “Bank Indonesia Mendistribusikan Rupiah hingga ke Pelosok”. Ronald Waas selaku gubernur BI sangat menekankan agar mata uang asing tidak mendominasi dalam proses transaksi dibandingkan mata uang rupiah.
foto: republika
Pihak-pihak yang membantu BI dalam mendistribusikan mata uang rupiah adalah TNI (Tentara Nasional Indonesia) khususnya Angkatan Laut (AL). Beberapa wilayah yang telah dijangkau BI dengan bantuan TNI AL adalah Papua. Sebelumnya BI pun sudah mengedarkan rupiah ke Ambon Selatan, Miangas, Manado, serta batam hingga Natuna. Dalam mengedarkannya BI membawa uang rata-rata sebanyak 15 hingga 20 Milyar.

Daerah-daerah yang hingga saat ini tengah diupayakan pendistribusiannya, artinya belum terealisasi adalah perbatasan Kalimantan Utara, kepulauan di atas Manado, arah timur Maluku, serta Nusa Tenggara. Rencana ke depannya BI akan juga menggandeng Angkatan Darat guna menanggulangi wilayah daratan semisal Papua Nugini.

Indonesia harus belajar dari pengalaman pahit yang menimpa pulau Sipadan dan Lagitan. Kedua pulau itu lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), gara-garanya masyarakat di kedua pulau tersebut lebih asyik menggunakan mata uang negeri tetangga dalam bertransaksi. 

Itulah sekilas tentang, “Bank Indonesia Mendistribusikan Rupiah hingga ke Pelosok”. Jadi ingat masa muda, saat itu ada kampanye, AKU ♥ RUPIAH. **

Dari Kalimantan ke Bandung Demi Djarum Super Sirnas 2013

Genap sudah rangkaian ke-6 dari 10 seri Djarum Sirnas 2013 yang telah berlangsung sejak 21 hingga 25 Mei 2013 yang lalu. Puncak kemeriahan Djarum Sirnas 2013 kemarin tentu saja di saat berlangsungnya semifinal dan final. Menurut catatan yang berhasil saya rangkum, pada H-1, panitia pelaksana Djarum Sirnas 2013 Jawa Barat menyampaikan sambutannya melalui wakil ketua umum satu, Sabar Yudo Saroso. Beliau menyatakan, “Mudah-mudahan event Djarum Sirnas 2013 ini menjadi sebuah awal yang mampu membangkitkan kembali prestasi bulutangkis tanah air.”

Saya meskipun tidak setiap hari menyaksikan ajang Djarum Sirnas 2013 kemarin tetap saja bisa memantau perkembangannya melalui portal online Djarum Badminton. Dalam portal tersebut, pengunjungnya akan disajikan beragam informasi, silakan baca kembali artikel saya di sini.

Pada H-4, saya kembali menonton babak lanjutan pertandingan bulutangkis Djarum Sirnas 2013. Dari sini saya sempat berbincang-bincang dengan penonton. Ada dua orang penonton yang berhasil saya wawancara. Agak kaget juga mendengarkan Rudi waktu saya tanya asal tempat tinggalnya. Rupanya, Rudi penonton asal Kalimantan, doski sengaja datang jauh-jauh dari luar Jawa hanya untuk menyaksikan ajang Djarum Sirnas 2013 di Bandung. Begitu juga dengan Yoga, penonton di sebelah Rudi yang asal Wonosobo, Jawa Tengah. Meskipun keduanya bukan urang Bandung, namun mereka mendukung tim Mutiara Bandung.



Pertandingan dari sejak H-1 hingga H-5 berlangsung di dua lapangan yang jaraknya berjauhan, selain di GOR KONI juga di GOR Lodaya. Berikut ini pemandangan atau rekaman gambar yang berhasil saya dapatkan saat berada di GOR Lodaya.



Pada H-5, (25/05) kemarin pemain tunggal putri asal Bandung, Febby Angguni bermain sangat berapi-api ketika menghadapi musuh bebuyutan, Ganis Nurrahmandani. pada pertandingan yang berlangsung rubber set, Febby Angguni menang atas Ganis Nurrahmandani dengan skor 21-23, 21-9 dan 21-18 dalam tempo 78 menit.


Beda lagi dengan partai ganda asal Bandung. Nasib sial dirasakan oleh pasangan ganda putra Christopher Rusdianto/Tri Kusuma Wardhana ini. Mereka harus bertekuk lutut saat melawan pasangan Hafiz Faizal/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Dalam pertandingan yang lagi-lagi berlangsung rubber set, dengan skor 16-21, 21-16, 21-19, pasangan Hafiz Faizal/Kevin Sanjaya Sukamuljo melenggang ke podium juara.


Sebaliknya dengan pemain tunggal taruna putra Senatria Agus Setia. Di kota asalnya; Bandung, Senatria berhasil naik ke podium juara setelah mengalahkan Hermansyah dengan skor akhir 21-7, 21-11. Dirinya sangat bahagia bisa menikmati juara di Bandung. Pada tunggal taruna putri, kebahagiaan pun dirasakan oleh Intan Dwi Jayanti, pemain asal PB Djarum. Dirinya berhasil unggul atas Putri Sekartaji asal Mutiara Bandung dengan skor 22-20 dan 21-12.

Partai yang sangat dinantikan oleh penonton di GOR KONI hari itu adalah pasangan pemain asal PB Djarum, Trikusharjanto/Vita Marissa ketika melawan pasangan pelatnas Rafiddias Akhdan Nugroho/Maretha Dea Giovanni. Pertandingan berjalan seru selama dua games dengan skor akhir 21-13, 21-9.

Seru adalah ungkapan yang terucap dalam diri saya. Puas? Iya, tetapi usai menyaksikan Djarum Sirnas 2013 di GOR Koni jalan Jakarta malam itu saya tidak lantas pulang. Saya dan bang Aswi melanjutkan perjalanan menuju Gasibu. Di sana terdapat sajian-sajian lincah peslalom dari seluruh kota di Indonesia yang berusaha merebut gelar tercepat meraih fastest lap di ajang Djarum MLD CitySlalom 2013. - BACA: DI SINI.

Demikian saja laporan tentang Djarum Sirnas 2013 di Bandung. Mudah-mudahan bisa memberikan informasi yang berguna bagi pembaca semua, selamat beraktifitas!

Djarum Super Sirnas 2013 Bandung Slideshow by Ade Truna

Inilah hasil rekaman gambar Djarum Super Sirnas 2013 Bandung. Sirnas 2013 berlangsung dari 21 hingga 25 Mei 2013 mengambil 2 tempat; GOR Lodaya dan GOR KONI di Jalan Jakarta.


Djarum Super Sirnas 2013 Bandung Slideshow: Ade’s trip to Bandung was created with TripAdvisor TripWow!

Semoga Anda terhibur, cheers! :)

Dari Ajang DS MLD CitySlalom 2013 di Gasibu Bandung

Setelah menyaksikan semifinal dan final ajang DS Sirkuit Nasional 2013 di GOR KONI pada hari yang sama (Sabtu, 25/05), selepas maghrib, saya dan Bang Aswi melesat (ini lebay, soalnya kami melaju kendaraan dengan kecepatan taklebih dari 30 km/jam) ke Gasibu. Karena malam itu ada merupakan malam final putaran 4; DS MLD City Slalom 2013. 

Sesampainya di jalan Diponegoro, kemudian masuk area melalui gerbang utara kemeriahan dan kegaduhan suara mesin kendaraan sangat mendominasi. Saya pun sesekali memotret pemandangan di dalam arena DS MLD City Slalom 2013.

Beberapa rangkaian ceremonial yang berhasil direkam dalam gambar, antara lain saat seluruh peserta melakukan defile. Nampak dari sekian banyak starter, seorang peslalom perempuan cantik, Alinka Hardianti. Doski benar-benar mencuri perhatian penonton, takjarang penonton yang memanggil-manggil nama Alinka untuk sekedar melambaikan tangan.







Selepas defile, ada wawacara MC dengan wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda, dalam statement-nya, pak wawalkot menyampaikan bahwa di tahun-tahun mendatang olahraga yang menuntut nyali dan strategi seperti Slalom akan difasilitasi lebih baik lagi. Kalau saya perhatikan sih, om MC malam itu ingin jalanan Bandung segera di-hotmix, khususnya jalan Diponegoro yang seringkali digunakan arena Slalom berkelas nasional.

Yang paling meriah dari arena DS MLD City Slalom 2013 malam itu adalah kehadiran perempuan-perempuan molek yang siap meliuk-liuk di arena balap menghibur semua mata penonton. Dengan pakaian merah menyala, rambut panjang dengan baju ketat dan celana pendek, para penari sangat sensual menari-nari dengan irama musik clubbing yang menghentak.

Seperti apa tarian dari para dancer girls kemarin? Ini dia liputan Video-nya ...


Itu saja sekilas laporan, "Dari Ajang DS MLD CitySlalom 2013 di Gasibu Bandung". Selamat beraktifitas semua :)

PS: By the way, susunan pemenangnya siapa aja sih? Malam itu saya tidak menonto hingga usai ...
 
Copyright © -2012 Bloger Soreang All Rights Reserved | Template Design by Favorite Blogger Templates | Blogger Tips and Tricks