Sebenarnya agak risih juga, sih ngangkat tema artikel kali ini … Tapi gak apa-apa lah, hiburan di Tahun Kabisat, kapan lagi curcol di tanggal 29 Februari kalau bukan sekarang? Kalau tidak, harus menunggu 4 tahun lagi? Begini ...Saya sudah terlanjur membangun blog dengan trafik yang agak meningkat, dan itu menjual nama Adetruna! Sepantasnya, artikel yang tampil itu artikel yang benar-benar referentif. Tapi yang adetruna.com sajikan hanyalah artikel-artikel dangkal atau saya mengistilahkannya dengan sebutan blogdangkal.
Menurut kang Darin, tips memulai kebiasaan blogging paling efektif: mulailah dengan pertanyaan ‘Mengapa?’ Blogger yang efektif tahu tentang hal ini. Maka disusunlah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ‘mengapa‘ itu dengan wujud ‘karena‘ berbentuk tampilan dan konten blog.
Mengapa saya harus menjelaskan tentang, “Terlanjur Menjual Nama Adetruna”? Sebab, saya sendiri sebenarnya agak kikuk saat menampilkan artikel di blog adetruna.com namun apa boleh buat … pagerank sudah 2, pageviews sudah lumayan meski masih harus tetap bersabar untuk mencapai target yang diinginkan.
Peran serta pengunjung yang berkomentar pun memberikan semangat bagi saya untuk tetap menyajikan artikel a la blogdangkal. Terutama, beberapa teman yang taksaja berkomentar di blog bahkan hingga di luar blog pun via YM-an berpendapat mengenai tulisan yang pernah ditayangkan. Sebagai contoh, saat saya menayangkan artikel tentang Si Dya dan Sotoji. Sampai-sampai ada pembaca yang ngomong, “Deskripsimu tentang Sotoji bikin aku ngiler! Jadi kepengen …” kurang-lebih seperti itu komentarnya.
Faktor lain yang memompa semangat nge-blog, yaitu pekerjaan mengulas produk atau yang biasa disebut job review. Setelah hampir setahun takada lagi pekerjaan mengulas produk tiba-tiba saja saya diberi kesempatan untuk mendapatkan satu buah modem dan pulsa senilai 1 juta asalkan adetruna.com harus membuat ulasan tentang perubahan nama produk pulsa, baca: “Asalnya Indosat Broom menjadi Indosat Internet”.–biasanya saya mendapat job-review dari idblognetwork.
Namun, tetap saja … Itu semua hasil dari upaya yang telah dilakukan dengan menampilkan artikel yang adetruna.com tayangkan. Bahkan cita-cita selanjutnya adalah mengundang penulis, atau siapa saja dari pembaca blogdangkal untuk menjadi blogger tamu, mengisi atau menyumbang tulisan di adetruna.com. Seru kayaknya …
Semua ini adalah buah dari kerja yang tidak terlalu keras yang sudah saya lakukan. Mengapa saya katakan tidak terlalu keras? Sebab, saya melakukan aktivitas nge-blog disela-sela waktu kerja rutin saja. Pengen sih seperti mas Agus Siswoyo di bio twitter-nya menulis dengan jelas, “Indonesian Fulltime Blogger”
Wokeh! Itu saja barangkali tentang pertanyaan mengapa saya harus menjelaskan, “Terlanjur Menjual Nama Adetruna”? Happy Blogging Everyone!
Langganan:
Poskan Komentar
(
Atom
)
